SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Bathriq Khianat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bathriq Khianat. Tampilkan semua postingan

2015/01/27

PS 3: Pembebasan Syam



Cerbung (Cerita Bersambung)
PS 3: Pembebasan Syam


Sakhnah kota megah dekat Arakah, berdinding tebal nan tinggi. Penguasa kota ini bernama Bathriq Kaukab. Di waktu yang mendebarkan itu 
dia mengumpulkan rakyat, untuk berkata, “Ada berita yang sampai pada saya ‘kaum Arab telah merebut kota Arakah dan Sakhnah. Banyak orang berbicara mengenai keadilan dan kebaikan kaum Arab. Mereka tidak suka membuat kerusakan’. Namun, kita memiliki benteng perlindungan yang tebal nan tinggi, yang takkan bisa ditembus oleh siapapun. Yang kita khawatirkan hanya kalau kebun kurma dan gandum kita dirampas oleh mereka. Sebaiknya kita berdamai dengan mereka. Jika kaum kita menang dalam peperangan yang akan berlangsung, kita merusak perjanjian damai dengan mereka. Jika mereka yang menang, kita berlindung pada mereka, agar kita selamat.”      

Rakyat menyetujui rencana penguasa mereka. Di hari yang mendebarkan itu, rakyat mempersiapkan rumput dan pakan binatang. Sebagian yang lain, sibuk mempersiapkan jamuan istimewa. Untuk Khalid dan pasukannya yang tak lama lagi, akan segera tiba.

Khalid dan pasukannya berdatangan, disambut dengan penuh hormat dan dipersilahkan, menikmati hidangan yang telah dipersiapkan. 
Dalam pertemuan agung itu, mereka mengajukan permohonan damai dengan kesanggupan menyerahkan, emas 300 auqiyah untuk kaum Arab. Surat Perjanjian Damai ditulis, untuk mereka. 

Khalid dan pasukannya bergerak meninggalkan tempat, menuju kota Chauran.