2011/03/03

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Banyak orang yang bertanya, bagaimana doa untuk meluluhkan hati seseorang? Berikut kami coba cantumkan Hadits tentang doa yang dimaksud:
ألا أعلمك ما علمني جبريل إذا كانت لك حاجة إلى بخيل شحيح أو سلطان جائر أو غريم فاحش تخاف فحشه فقل : اللهم إنك أنت العزيز الكبير وأنا عبدك الضعيف الذليل الذي لا حول ولا قوة إلا بك ، اللهم سخر لي فلانا كما سخرت فرعون لموسى ولين لي قلبه كما لينت الحديد لداود فانه لا ينطق إلا باذنك ناصيته في قبضتك وقلبه في يدك جل ثناء وجهك يا أرحم الراحمين.
Artinya: 
(Nabi SAW bersabda "Maukah kau kuajar yang Jibril AS pernah mengajarkan padaku?. Ketika kau mempunyai hajat pada orang yang sangat pelit lagi kikir, atau penguasa jair (tidak adil), atau orang keberatan hutang yang jahat, maka berdoalah: 
'Allaahumma innaKa Antal Aziizul Kabiir. Wa ana abduKa Adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa chaula wa laa quwwata illaa biK. Allaahumma sakhkhir ...((1) sebutlah nama orang kau maksud)... lii kamaa sakhkhorta Firauna li Muusaa. Wa layyin lii qolbahuu kamaa layyantalhadiida li Daawuuda. Fa innahuu laayantiqu illaa bi idzniK.  Naashiyatuhuu fii qobdhatiK. Wa qolbuhuu fii YadiK. Jalla tsanaau WajhiK. Ya Archamar Roochimiin. 

Artinya: 
Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar, sedangkan saya hambaMu yang sangat hina lagi dina yang tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah........(1) padaku sebagaimana Kau telah menundukkan Fir’aun pada Musa. Dan luluhkanlah hatinya untukku sebagaimana Kau telah meluluhkan besi untuk Daud. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izinMu, ubun-ubunnya dalam genggamanMu dan hatinya di TanganMu. Pujian WajahMu telah agung, wahai zat yang lebih sayang daripada para penyayang.

Arabnya:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ فُلَاناً كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
(1) Ada yang bertanya “Bolehkan kalau setelah Allaahumma sakh-khirlii ….titik-titiknya diisi lafal qalba fulan/fulanah (nama seorang)?” Saya menjawab, “Tidak boleh, itu salah besar. Yang benar Haditsnya: Langsung sebut namanya, tidak perlu ditambahi lafal 'qalba'."
Meskipun banyak yang melakukan demikian, tetap salah. Karena Jibril mengajarkan pada nabi SAW, untuk menundukkan orang, bukan hati. Dan meluluhkan hati. Jadi, kalau hati diluluhkan. Kalau orang ditundukkan. Dalam kaidah bahasa Arab, "Sakh-khara, atau 'sakh-khir'," Adalah penundukan yang bisa dinikmati. Seperti sakh-khara lanaa haadzaa. Atau penundukan yang bisa diperintah merusak. Seperti:
{إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ} [ص: 18].
{أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ وَالْفُلْكَ تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِأَمْرِهِ} [الحج: 65].
{أَلَمْ تَرَوْا أَنَّ اللَّهَ سَخَّرَ لَكُمْ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَأَسْبَغَ عَلَيْكُمْ نِعَمَهُ ظَاهِرَةً وَبَاطِنَةً} [لقمان: 20].
{ اللَّهُ الَّذِي سَخَّرَ لَكُمُ الْبَحْرَ لِتَجْرِيَ الْفُلْكُ فِيهِ بِأَمْرِهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ} [الجاثية: 12].
{سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ } [الزخرف: 13].


Lafal sukhriyyaa dalam Al-Qur'an berasal dari asal yang sama. Biasanya diartikan perintah: قَوْلُهُ تَعَالَى: {لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا} [الزخرف: 32]

BACA JUGA

Ditulis Oleh : Ponpes Mulya Abadi // 10.43

2 komentar:

  1. Oh yang benar tidak pakai qolba ya Pak
    ajzkh

    BalasHapus
  2. saya pernah di beritahu oleh teman saya dia seorang santri, "do'a tersebut saja tidak cukup adapin amalan-amalannya yang harus di kerjakan" apa itu benar..?
    jika benar, apa bisa di sebutkan apa saja amalan-amalan tersebut jika tidak keberatan bantuannya..!!!
    terimakasih :)

    BalasHapus