SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Addurrul-Mantsur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Addurrul-Mantsur. Tampilkan semua postingan

2012/08/22

Bedah Kitab Kuning





Sebagian dari kitab kuning ada yang bernama Addurrul-Mantsur (الدر المنثور) yang artinya mutiara ditaburkan. Kitab tafsir ini ditulis oleh Jalaluddiin Assayuthi. Beliau menulis tafsir Ayat 87 Surat Al-Baqarah, dan urutan Nabi-Nabi setelah Musa AS:

وَلَقَدْ آَتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ وَآَتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ أَفَكُلَّمَا جَاءَكُمْ رَسُولٌ بِمَا لَا تَهْوَى أَنْفُسُكُمُ اسْتَكْبَرْتُمْ فَفَرِيقًا كَذَّبْتُمْ وَفَرِيقًا تَقْتُلُونَ.

Artinya:
Dan niscaya sungguh Kami telah memberi Kitab pada Musa AS, dan telah meneruskan dengan Rasul-Rasul mulai dari setelahnya AS. Kami juga telah memberi Keterangan-Keterangan pada Isa bin Maryam, dan telah memperkuat dia dengan Ruh Qudus AS. Masyak setiap Rasul datang dengan membawa yang diri kalian tidak cocok; kalian takabur? Sebagian kalian dustakan; sebagian kalian bunuh?.

الدر المنثور - (ج 1 / ص 158)
أخرج ابن عساكر من طريق جويبر عن الضحاك عن ابن عباس في قوله { ولقد آتينا موسى الكتاب } يعني التوراة جملة واحدة مفصلة محكمة { وقفينا من بعده بالرسل } يعني رسولاً يدعى اشمويل بن بابل ، ورسولاً يدعي مشتانيل ، ورسولاً يدعى شعيا بن أمصيا ، ورسولاً يدعى حزقيل ، ورسولاً يدعى أرميا بن حلقيا وهو الخضر ، ورسولاً يدعى داود بن أيشا وهو أبو سليمان ، ورسولاً يدعى المسيح عيسى ابن مريم ، فهؤلاء الرسل ابتعثهم الله وانتخبهم للأمة بعد موسى بن عمران ، وأخذ عليهم ميثاقاً غليظاً أن يؤدوا إلى أممهم صفة محمد صلى الله عليه وسلم وصفة أمته

Artinya:
Ibnu Asakir mengeluarkan Riwayat dari jalur Juwaibir dari Addhahhak dari Ibnu Abbas RA. Mengenai Firman Allah, “وَلَقَدْ آَتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ,” yang artinya: Dan niscaya sungguh Kami telah memberi Kitab pada Musa AS. Yakni seluruh kitab Taurat langsung, dirinci pasal-pasal dan hukum-hukumnya. 
وَقَفَّيْنَا مِنْ بَعْدِهِ بِالرُّسُلِ’ artinya: Dan Kami meneruskan dengan Rasul-Rasul mulai dari setelahnya. Yakni Rasul yang disebut:

1.     Nabi Isymawil bin Babil AS.
2.     Nabi Masytanil AS.
3.     Nabi Syakya bin Amshiya AS.
4.     Nabi Chizqil AS.
5.     Nabi Armiya bin Chalqiya yang dikenal dengan nama lain Nabi Khadhir AS. [1] 


Rasul-Rasul ini diutus dan dipilih oleh Allah, untuk umat manusia setelah Nabi Musa bin Imran AS. Allah telah menyumpah dengan tegas atas mereka, agar mereka menyampaikan pada umat-umat mereka ‘mengenai sifat Muhammad dan umatnya SAW.

2011/09/06

Doa Nabi Yusuf AS




Doa Nabi Yusuf AS



Alim besar bernama Jalaluddin Assayuthi, penulis Tafsir Jalalain, kitab Jamiusshaghir, dan lain-lain. Beliau menulis di dalam Addurrul-Mantsur mengenai Doa Nabi Yusuf AS : الدر المنثور - (ج 5 / ص 383)

أخرج ابن مردويه عن ابن عمر رضي الله عنهما قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « لما ألقي يوسف في الجب أتاه جبريل عليه السلام فقال له : يا غلام ، من ألقاك في هذا الجب؟ قال : إخوتي . قال : ولم؟ قال : لمودة أبي إياي حسدوني . قال : تريد الخروج من ههنا؟ قال : ذاك إلى إله يعقوب . قال : قل اللهم إني أسألك باسمك المخزون والمكنون ، يا بديع السموات والأرض ، يا ذا الجلال والاكرام أن تغفر لي ذنبي وترحمني ، وأن تجعل لي من أمري فرجاً ومخرجاً ، وأن ترزقني من حيث أحتسب ومن حيث لا أحتسب . فقالها ، فجعل الله له من أمره فرجاً ومخرجاً ورزقه ملك مصر من حيث لا يحتسب ، فقال النبي صلى الله عليه وسلم : ألظوا بهؤلاء الكلمات ، فإنهن دعاء المصطفين الأخيار »

Artinya:
Ibnu Marduwaih mengeluarkan Hadits dari Ibnu Umar RA. Rasulullah SAW bersabda, “Ketika Nabi Yusuf AS dicampakkan ke dalam sumur, Jibril AS datang untuk berkata ‘hai Nak, siapa yang mencampakkan kau ke dalam ini sumur?’.
Dia menjawab ‘karena cinta ayah tercurah pada saya. Mereka dengki pada saya’.
Jibril bertanya ‘kau ingin keluar dari sini?’. 
Dia menjawab ‘itu (saya serahkan) pada Tuhan Yaqub’.
Jibril berkata ‘katakan:
Allaahumma innii as’aluKa bismiKal Makhzuuni wal Maknuuni yaa badii’as samaawaati wal ardhi yaa Dzal Jalaali wal Ikraami an taghfira lii dzanbii wa tarchamanii wa an taj’ala lii min amrii farajan wa makhrajaa wa an tarzuqanii min chaitsu achtasibu wa min chaitsu laa achtasib’.

Artinya:
Ya Allah, sungguh saya mohon padaMu, dengan NamaMu yang disimpan dan disembunyikan. Ya yang membuat beberapa langit dan bumi. Ya pemilik keagungan dan pemulia, agar: 1), Kau ampuni dosa saya. 2), Dan agar Kau sayangi saya. 3), Dan agar Kau jadikan jalan keluar (dari kesulitan) dan kebahagiaan untuk saya. 4), Dan agar Kau beri saya rizqi dari yang saya perhitungkan dan yang tidak saya perhitungkan.

Yusuf AS pun membacanya. Ternyata Allah azza wajalla menjadikan Jalan Keluar (dari kesulitan) dan Kebahagiaan, untuknya, dan memberi Anugrah Kerajaan Mesir dari yang tidak dia sangka.” 

Mulungan Sleman Yogyakarta Indonesia Mulya Abadi Ponpes Kutubussittah