Dan (ingatlah) ketika Musa berkata, “Sungguh Allah perintah agar kalian menyembelih seekor sapi!” Pada kaumnya.
Mereka berkata, “Berdoalah untuk kami, pada Tuhanmu ‘Dia akan menjelaskan’ pada kami; apa dia?.”
Mereka berkata, "Berdoalah untuk kami pada Tuhanmu, Dia akan menjelaskan pada kami 'apa warnanya?'."
Musa berkata, "Sungguh Dia berfirman 'sunguh dia sapi, berwarna kuning mulus; menyenangkan kaum yang melihat'." (69)
Di pagi harinya, si anak menuduh pada lelaki pemilik rumah.
Orang-orang bijak mereka berkata, “Kenapa sebagian kalian menyerang pada sebagian? Padahal Rasulullah ini ada di kalangan kalian?.”
Musa bersabda, “Sesungguhnya Allah perintah agar kalian menyembelih sapi!.”
Ubaidah berkata, “Kalau dulu mereka tidak menyangkal mengenai sapi tersebut, niscaya lebih remehnya sapi, cukup buat mereka sembelih. Tetapi mereka telah memperberat, maka diperberat. Hingga mereka disuruh menyembelih sapi (mahal) tersebut.
Mereka menjumpai sapi istimewa tersebut, di sisi lelaki yang hanya memiliki satu sapi. Dia berkata, “Demi Allah! Saya takkan menurunkan harga; uang emas memenuhi kulit sapi ini!.”
Mereka membeli sapi tersebut dengan uang emas sepenuh kulit, (setelah sapi disembelih). Sebagaian mereka memukul mayat tersebut dengan sebagaian anggota sapi.
Mayat hidup dan berdiri.
Ibnu Jarir juga meriwayatkan sepadan ini, bersumber dari Hadits Ayub dari Muhammad bin Sirin dari Ubaidah. Namun Allah yang lebih tahu.
Mulungan Sleman Jogjakarta Indonesia Ponpes Kutubussittah Mulya Abadi











