Khotbah tersebut:
Era manusia super, mungkin bakal segera terwujud. Dunia tidak akan kekurangan stok manusia-manusia super genius sekelas Albert Einsten, atlet handal sekelas Carl Lewis, atau aktris sensual Jennifer Lopez. Manusia-manusia super itu, bakalan tetap lestari di muka bumi 100% sama persis, yang beda hanya generasinya.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang kedokteran telah menghilangkan ketidakniscayaan itu. Melalui teknologi kloning, siapapun bisa diduplikasi.
Allah mengajarkan pada kita: Kebenaran bukan yang dikagumi dan dipercaya oleh banyaknya manusia, tetapi kebenaran adalah yang bisa diuji dan dibuktikan. Berita bukanlah bukti, bukti adalah kenyataan. [1]
Hampir bisa dipastikan khotbah ini bertujuan agar manusia tidak mengenal Allah Penentu segala-galanya. Agar manusia memiliki keyakinan bahwa dunia ini akan ditentukan nasibnya oleh kaum Pandai, bukan Allah.











