SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Keutamaan hari Jumat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keutamaan hari Jumat. Tampilkan semua postingan

2015/02/05

Jumat Barakat




Pagi buta hingga matahari terbit
Seluruh makhluq ketakutan kecuali manusia dan demit
Kaum Jin adalah kaum 'Demit'
Sepertinya mereka tahu bahwa Kiamat akan melanda
Di hari Jumah pagi! Da
Jika kiamat belum datang
Maka mereka riang


Dari Abu Hurairah RA, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Sebaik-baik hari yang disinari oleh matahari, hari Jumah. Di hari itu:
1.     Adam diciptakan.
2.     Adam diturunkan.
3.     Adam diterima tobatnya.
4.     Adam wafat.
5.     Terjadi Kiamat.
6.    Di hari Jumah, mulai dari subuh hingga matahari terbit, tak satu makhluq pun, kecuali pasti memasang telinga, karena ‘takut Kiamat’. Kecuali bangsa Jin dan Manusia.
7.     Tak ada seorang Muslim, yang menyambut hari itu, dengan sholat, minta hajat pada Allah, kecuali pasti diberi oleh Allah’.”

Kaeb menanggapi, “Itu terjadi hanya sehari dalam tiap tahun.”
Saya menjawab, “Yang benar justru tiap Jumah.”
Setelah membaca Taurat, Kaeb berkata, “Nabi SAW telah benar.”

Saya menjumpai Abdullah bin Salam, untuk menjelaskan ‘Pembicaraan Saya dengan Kaeb’. Abdullah bin Salam berkata, “Saya sudah tahu ‘tepat manakah’ waktu tersebut?.”
Saya bertanya, “Khabarkan pada saya ‘titik waktu tersebut!’.”
Dia menjawab, “Akhir waktu hari Jumah.”
Saya membantah, “Bagaimana mungkin itu ‘akhir hari Jumah?’ Padahal Rasulullah SAW bersabda ‘Tak ada seorang Muslim, yang menyambut hari itu, dengan sholat?’ Padahal waktu itu tidak boleh dipergunakan sholat?.”
Dia menjawab, “Bukankah Rasulullah SAW bersabda ‘barangsiapa duduk pada tempat duduk, untuk menunggu sholat, berati dia dalam rangka sholat? Hingga dia sholat?.”
Saya menjawab, “Betul! Titik waktunya itu.” [1]



[1] سنن أبي داود (1/ 274)
1046 - حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْهَادِ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ فِيهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ أُهْبِطَ، وَفِيهِ تِيبَ عَلَيْهِ، وَفِيهِ مَاتَ، وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ، وَمَا مِنْ دَابَّةٍ إِلَّا وَهِيَ مُسِيخَةٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، مِنْ حِينَ تُصْبِحُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ شَفَقًا مِنَ السَّاعَةِ، إِلَّا الْجِنَّ وَالْإِنْسَ، وَفِيهِ سَاعَةٌ لَا يُصَادِفُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ حَاجَةً، إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهَا» ، قَالَ كَعْبٌ: ذَلِكَ فِي كُلِّ سَنَةٍ يَوْمٌ، فَقُلْتُ: «بَلْ فِي كُلِّ جُمُعَةٍ» ، قَالَ: فَقَرَأَ كَعْبٌ التَّوْرَاةَ، فَقَالَ: صَدَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: ثُمَّ لَقِيتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَلَامٍ، فَحَدَّثْتُهُ بِمَجْلِسِي مَع كَعْبٍ، فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ: قَدْ عَلِمْتُ أَيَّةَ سَاعَةٍ هِيَ، قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: فَقُلْتُ لَهُ: فَأَخْبِرْنِي بِهَا، فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ: هِيَ آخِرُ سَاعَةٍ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ، فَقُلْتُ: كَيْفَ هِيَ آخِرُ سَاعَةٍ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ، وَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يُصَادِفُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ يُصَلِّي» ، وَتِلْكَ السَّاعَةُ لَا يُصَلِّي فِيهَا، فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَامٍ: أَلَمْ يَقُلْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ جَلَسَ مَجْلِسًا يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ فَهُوَ فِي صَلَاةٍ حَتَّى يُصَلِّيَ» ، قَالَ: فَقُلْتُ: بَلَى، قَالَ: هُوَ ذَاكَ
__________

[حكم الألباني] : صحيح.