SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Hidayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidayah. Tampilkan semua postingan

2011/06/10

GTM 2: Imam Maliki

 (Bagian ke-2 dari seri tulisan Geger Tentang Manqul)

Semoga Allah merahmati Imam Maliki, dialah penulis Hadits tershahih sejagad pertama kali yang diberi judul Muattha’. Kalau Bukhari tidak mempelajari dengan cermat, tata cara Imam Maliki menyaring Hadits, niscaya tidak bisa menghidangkan buah karya terang benderang yang mengagumkan dunia ilmuan Hadits yang diberi judul Shahih Bukhari. Kalau kita bandingkan tulisan Nasa’i [1] mengenai ‘Ikrimah masuk Islam’, dengan tulisan Imam Maliki dengan bab yang sama, maka akan tampak kejeniusan Imam Maliki dalam pembahasannya hukum, yang membuat kita bertasbih kepada Allah.

Intinya: Jangan mempersoalkan istilah yang sebetulnya urusan kecil, dan jangan mengabaikan urusan yang jauh lebih besar. Jalan terindah adalah, “فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ.” Artinya: Berlomba-lombalah pada kebajikan. “Dan saling memaafkan.”




[1] Dialah ahli Hadits yang kedudukannya di jajaran ilmuan Hadits sangat tinggi yang namanya sohor.