SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Arti ‘Kahha (كَهَّ)’. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arti ‘Kahha (كَهَّ)’. Tampilkan semua postingan

2012/12/28

Arti ‘Kahha (كَهَّ)’



Penentuan arti lughot (bahasa) Arab ‘akan lebih tepat’, jika dirujukkan pada kamus bahasa Arab berbahasa Arab, seperti Tajul-Urus (تاج العروس) atau lainnya.[1] Contoh; penentuan arti kahha (كَهَّ)’ yang artinya menghentakkan nafas melalui mulut terbuka:
وَفِي الحدِيثِ: (أَنَّ مَلِكَ المَوْتِ قالَ لموسَى، عَلَيْهِمَا السَّلَام، وَهُوَ يُريدُ قَبْضَ رُوحِه: كُهَّ فِي وَجْهِي، ففَعَلَ، فقَبَضَ رُوحَه) ، أَي افْتَحْ فاكَ وتنفَّسْ؛ ويُرْوَى كَهْ، مُخَفَّفَةً، كخَفْ، وَهُوَ مِن كاهَ يَكاهُ بِهَذَا المعْنَى.

Artinya:
Di dalam Hadits (tertulis yang artinya), “Sesungguhnya di saat akan mengambil ruh Musa AS, malaikat Maut berkata, kuhha (hempaskan nafas!) Ke wajahku!’.”[2]
Musa segera melakukannya. 
Sontak Malaikat mengambil ruh Musa AS.
Maksud malaikat, “Buka mulutmu dan bernafaslah!.”
Diriwayatkan, “(Lafal kata perintahnya) ‘kah (كَهْ)’ diringankan (tidak ditasydid), berasal dari ‘kaaha yakaahu (كاهَ يَكاهُ)’. Seperti (kata perintah) khaf (خَفْ)’. Artinya sama (dengan kuhha).

Ponpes Mulya Abadi.


[1] Bagi para ustadz sangat dianjurkan ‘memperhatikan’ arti lughot Arab yang tepat. Agar tidak keliru di dalam menyimpulkan hukum atau berijtihad.
[2] Kahha (كَهَّ) menjadi kuhha (كُهَّ) karena fiil amar (kata perintah).