SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Untuk Bang Pri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Untuk Bang Pri. Tampilkan semua postingan

2014/08/12

Untuk Bang Pri




Atas koreksinya, saya ucapkan, "Jazakallohu khoiro" Semoga Allah membalas kebaikan, pada Anda yang sepertinya pernah berkata :
"Penjelasan Shobirun salah : 'Hingga kalian ziarah ke beberapa Kubur'. Itu maksudnya perselisihan Bani Sahem dan Bani Abdi Manaf. Mereka sok-sokan, yakni berlomba 'mana mereka’ yang lebih banyak keluarganya. Setelah dijumlah, ternyata keluarga Abdu Manaf menang.
Bani Sahem berkata, 'keluarga kami banyak yang tewas, pada zaman Jahiliah, oleh perang. Hitung keluarga kami dan kalian, yang hidup dan yang mati! Semuanya!'.
Setelah dihitung semuanya, ternyata keluarga besar Sahem menang. Akhirnya turun 'Alhaakumut takaatsur'  (أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ) dan seterusnya." [1]

Saya sudah lama tahu bahwa ‘ada penjelasan seperti itu’. Tetapi masyak Surat Attaakatsur diturunkan hanya karena itu? Karena ‘Lomba Jumlah Keluarga?’ Sebaiknya dicek lagi! Kenapa Allah lalu berfirman ‘كَلَّا سَوْفَ تَعْلَمُونَ ?’ Dan seterusnya?.
Riwayat dari Ibnu Abbas RA itu hanya merupakan sebagian dari Asbabun Nuzul (Beberapa Penyebab Turun)nya Surat tersebut. Berdasarkan : تنوير المقباس من تفسير ابن عباس (ص: 518)
وَيُقَال شغلكم التكاثر بِالْمَالِ وَالْولد حَتَّى تَمُوتُوا وتدفنوا فِي الْقُبُور.


Inti dari Surat itu, ajaran:
1.     Kebanyakan manusia hanya menyibukkan diri untuk Hebat.
3.     Allah mengancam ‘agar manusia beramal dengan dasar ilmu’. Hingga tiga kali.
4.     Di ancaman akhir, Allah berandai, “Kalau kalian berilmu dengan Ilmu Yakin, (pasti akan selamat).”
5.     Ancaman untuk kaum yang melupakan akhirat: Akan Melihat Neraka Jahim.
6.     Mereka akan melihat neraka dengan Ainul Yakin (Nyata).
7.     Manusia akan ditanya tentang ‘yang telah dinikmati’ selama hidup.




{حَتَّى زُرْتُمُ الْمَقَابِر} وَذَلِكَ أَن بني سهم وَبني عبد منَاف تفاخروا أَيهمْ أَكثر عددا فكثرتهم بَنو عبد منَاف فَقَالَت بَنو سهم أهلكنا الْبَغي فِي الْجَاهِلِيَّة فعدوا أحياءنا وأحياءكم وأمواتنا وأمواتكم فَفَعَلُوا فكثرهم بَنو سهم فَنزلت فيهم أَلْهَاكُم التكاثر وشغلكم التفاخر فِي الْحسب وَالنّسب حَتَّى زرتم الْمَقَابِر حَتَّى ذكرْتُمْ الْأَمْوَات فِي الْعدَد.