SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Ibnu Asakir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibnu Asakir. Tampilkan semua postingan

2015/05/15

Hindari Tewas Mengenaskan



Sebuah Riwayat menjelaskan, “Sodaqohlah! Selain berpahala; diselamatkan dari Tewas Mengenaskan, atau Musibah.”
Dalam Hadits Ibnu Asakir yang dinukil di dalam Kanzul-Ummal, Abu Hurairah RA meriwayatkan:
Dulu ada lelaki sebelum kalian, mendatangi sarang burung. Untuk mengambil dua anaknya. (Induknya menangis), melaporkan perbuatan dia, pada Allah azza wajalla.
Allah memberi Wahyu, “Jika mengulangi lagi, dia akan Aku siksa.”
Setelah telor burung berikutnya menetas, akan diambil lagi oleh lelaki, seperti yang lalu, dengan alat tangga.
Di ujung desa, lelaki ditemui untuk dimintai, oleh seorang.
Roti bekalnya diberikan pada orang yang minta, lalu dia mendatangi sarang burung. Tiang diletakkan lalu dipanjat, untuk mengambil dua anak burung, disaksikan oleh ayah dan induk burung.
Dua burung (menangis dan) berdoa, “Ya Robbi, sungguh Engkau telah berjanji akan merusak, jika dia mengulangi perbuatannya. Dia telah mengulangi, namun kenapa tidak Kau rusak?.”
Allah memberi Wahyu, “Apa kalian tidak tahu bahwa ‘Aku takkan merusak, ‘membuat mati mengenaskan’ pada orang yang di hari itu ‘sodaqoh ?’.” [1]



[1] كنز العمال (6/ 372)
16116- "كان فيمن كان قبلكم رجل يأتي وكر طائر إذا أفرخ فيأخذ فرخه فشكا ذلك الطير إلى الله عز وجل ما يصنع ذلك الرجل فأوحى الله إليه إن هو عاد فسأهلكه فلما أفرخ خرج ذلك الرجل كما كان يخرج وأسند سلما فلما كان في طرف القرية لقيه سائل فأعطاه رغيفا من زاده ومضى حتى أتى ذلك الوكر فوضع سلمه ثم صعد فأخذ الفرخين وأبواهما ينظران فقالا: يا رب إنك وعدتنا أن تهلكه إن عاد وقد عاد فأخذهما ولم تهلكه، فأوحى الله إليهما أو لم تعلما أني لا أهلك أحدا تصدق في يومه بصدقة ذلك اليوم بميتة سوء". "ابن عساكر عن أبي هريرة".