SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label BQ 1: Bedah Al-Qurthubi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BQ 1: Bedah Al-Qurthubi. Tampilkan semua postingan

2012/07/27

BQ 1: Bedah Al-Qurthubi



Kitab tafsir yang tergolong sangat lengkap adalah Al-Qurthubi, penulisnya dari Kordoba.
Al-Qurthubi menulis sejarah yang luar biasa. Kalau di zaman kuno, Raja Hiraqla dalam perang Yarmuk, mampu menerjunkan lebih dari 1.060.000 pasukan berkuda, untuk menggempur pasukan berkuda Muslimiin yang berjumlah 41.000. Jauh tahun sebelum itu, Raja Sanhareb mampu menerjunkan pasukan berkuda (membawa 600.000 panji. Tiap panji diarak oleh 100.000 pasukan berkuda), jauh lebih banyak daripada itu. Untuk memerangi kaum Israil, di Baitul-Maqdisتفسير القرطبي - (ج 10 / ص 215)

وقال محمد بن إسحاق في خبر فيه طول: إن المهزوم سنحاريب ملك بابل، جاء ومعه ستمائة ألف راية تحت كل راية مائة ألف فارس فنزل حول بيت المقدس فهزمه الله تعالى وأمات جميعهم إلا سنحاريب وخمسة نفر من كتابه، وبعث ملك بنى إسرائيل واسمه صديقة في طلب سنحاريب فأخذ مع الخمسة، أحدهم بختنصر، فطرح في رقابهم الجوامع وطاف بهم سبعين يوما حول بيت المقدس وإيلياء ويرزقهم كل يوم خبزتين من شعير لكل رجل منهم، ثم أطلقهم فرجعوا إلى بابل، ثم مات سنحاريب بعد سبع سنين، واستخلف بختنصر وعظمت الاحداث في بنى إسرائيل، واستحلوا المحارم وقتلوا نبيهم شعيا، فجاءهم بختنصر ودخل هو وجنوده بيت المقدس وقتل بنى إسرائيل حتى أفناهم.

Artinya:
Di dalam ulasan panjang, Muhammad bin Ishaq menjelaskan,  “Al-Mahzum Sanhareb Raja Babilon, pernah datang (ke Baitil-Maqdis), dengan membawa 600.000 panji. Di belakang tiap panji, arak-arakan 100.000 pasukan berkuda. Lautan pasukan itu berhenti di sekitar Baitul-Maqdis. Namun mereka dibuat lari-ketakutan dan ditewaskan semuanya oleh Allah, kecuali Raja Sanhareb dan lima orang sekertaris (kuttab)nya. [1]
 
Allah perintah agar Raja Shidqiyah (صديقة) mengejar lima orang, Bukhtunashar (بختنصر) termasuk di antara mereka.
Leher-leher mereka dibelenggu, dan diarak mengelilingi Baitul-Maqdis. Tiap hari selama itu, jatah makan mereka hanya dua potong roti dari gandum. Setelah itu mereka berlima diperbolehkan pulang ke-Babilon. 
Tujuh tahun setelah itu Raja Sanhareb wafat, dan penggantinya, Raja Bukhtunashar. Saat itu di negeri Israil telah banyak dilakukan pembaharuan agama (bidah dan syirik). Bahkan mereka telah berani menghalalkan barang haram dan membunuh Nabi Syakya (شَعْيا) AS.

Raja Bukhtunashar dan pasukannya memasuki Baitul-Maqdis, membantai dan menghabisi kaum Israil.”



Ponpes Mulya Abadi Mulungan

[1] Mayat-mayat memenuhi lautan di dekat Baitul-Maqdis. Dalam Al-Kamil dijelaskan: الكامل في التاريخ - (ج 1 / ص 84)
انّ الله أرسل عليهم ريحاً فأهلكت جيشه وأفلت هو وكاتبه (Sungguh Allah telah mengirim angin untuk membinasakan pasukan Raja Sanhareb. Dia dan sejumlah sekertarisnya sama selamat).