SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Ponpes Mulya Abadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ponpes Mulya Abadi. Tampilkan semua postingan

2015/12/12

Wudhu Tiga-Tiga



Utsman bin Affan RA minta air untuk dituangkan 3 x, atas dua dua tangannya. Setelah membasuh dua tangannya, dia memasukkan tangan kanannya ke dalam wadah (air). Lalu berkumur. Lalu menghirup air melalui hidung. Lalu membasuh wajahnya 3 x. Dan tangannya 3 x. Lalu mengusap rambutnya. Lalu membasuh dua kaki hingga dua mata kakinya 3 x. Lalu berkata:
“Rasulullah SAW bersabda ‘barangsiapa berwudhu seperti wudhu saya ini, lalu shalat dua rakaat. Dalam dua rakaat tersebut, dia (khusuk) tidak bercerita pada hatinya. Maka dosa yang telah dia dahulukan diampuni (oleh Allah)’.” [1]



159 - حَدَّثَنَا عَبْدُ العَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الأُوَيْسِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، أَنَّ عَطَاءَ بْنَ يَزِيدَ، أَخْبَرَهُ أَنَّ حُمْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، رَأَى عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ دَعَا بِإِنَاءٍ، فَأَفْرَغَ عَلَى كَفَّيْهِ ثَلاَثَ مِرَارٍ، فَغَسَلَهُمَا، ثُمَّ أَدْخَلَ يَمِينَهُ فِي الإِنَاءِ، فَمَضْمَضَ، وَاسْتَنْشَقَ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثًا، وَيَدَيْهِ إِلَى المِرْفَقَيْنِ ثَلاَثَ مِرَارٍ، ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ، ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ ثَلاَثَ مِرَارٍ إِلَى الكَعْبَيْنِ، ثُمَّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ لاَ يُحَدِّثُ فِيهِمَا نَفْسَهُ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ»


Ponpes Mulya Abadi Mulungan

2015/12/02

Ali Imran 26 – 27






{قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (26) تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ (27)} [آل عمران: 26، 27].

Artinya:
Katakan, “Ya Allah, Raja segala kerajaan, Engkau berikan Kerajaan pada orang yang Kau kehendaki, dan melepas Kerajaan dari orang yang Kau kehendaki. Kau beri Kejayaan, orang yang Kau kehendaki, dan Kau rendahkan orang yang Kau kehendaki. Di TanganMu Segala Kebaikan. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas Segala Sesuatu. [26].

Kau masukkan Malam kedalam siang, dan Kau masukkan Siang kedalam malam. Kau keluarkan Kehidupan dari kematian, dan Kau keluarkan Kematian dari kehidupan. Dan Kau beri Rizqi, orang yang Kau kehendaki, dengan tanpa disangka.” [27].


2015/11/26

Ali Imran 23 – 25




{أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ أُوتُوا نَصِيبًا مِنَ الْكِتَابِ يُدْعَوْنَ إِلَى كِتَابِ اللَّهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ يَتَوَلَّى فَرِيقٌ مِنْهُمْ وَهُمْ مُعْرِضُونَ (23) ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَنْ تَمَسَّنَا النَّارُ إِلَّا أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ وَغَرَّهُمْ فِي دِينِهِمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ (24) فَكَيْفَ إِذَا جَمَعْنَاهُمْ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ وَوُفِّيَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ (25)} [آل عمران: 23 - 25].

Artinya:
Apa kau belum memperhatikan pada kaum yang telah diberi bagian Kitab? Diajak (mengamalkan) pada Kitab Allah, agar Allah menghukumi antar mereka? Lalu sebagian mereka berpaling, sedang mereka menoleh. [23].

Itu karena mereka sungguh telah berkata, “Neraka takkan menyentuh kami kecuali beberapa hari yang dihitung” Dan yang mereka karang dalam urusan agama mereka, telah menipu mereka. [24].

Lalu bagaimana bila Kami telah mengumpulkan mereka? Pada hari yang tiada keraguan di dalamnya? Dan yang diamalkan oleh semua jiwa telah dibalas? Mereka tidak dianiaya?. [25].



Bersambung, in syaa Allah.

2015/11/22

Maksud 'Harta-Harta Kalian'



Yaitu;
Walaa tutussufahaa a amwaalakumullatii ja’alalloohu lakum qiyaaman warzuquuhum fiihaa waksuuhum waquuluu lahum qoulan ma’ruufan. [Qs Annisa 5].[1]

Artinya:
Anak-anak (yatim yang masih) bodoh, jangan kalian beri harta-harta kalian! Yang mengenai itu oleh Allah, kalian dijadikan sebagai perumat-perumat! Mengenai itu, berilah rizqi mereka! Berilah busana mereka! Dan berkatalah pada mereka! Dengan perkataan yang baik!.





[1] {وَلَا تُؤْتُوا السُّفَهَاءَ أَمْوَالَكُمُ الَّتِي جَعَلَ اللَّهُ لَكُمْ قِيَامًا وَارْزُقُوهُمْ فِيهَا وَاكْسُوهُمْ وَقُولُوا لَهُمْ قَوْلًا مَعْرُوفًا} [النساء: 5].

2015/11/20

Ali Imran 20 - 22




{ فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ وَقُلْ لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّينَ أَأَسْلَمْتُمْ فَإِنْ أَسْلَمُوا فَقَدِ اهْتَدَوْا وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ (20) إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ النَّبِيِّينَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَيَقْتُلُونَ الَّذِينَ يَأْمُرُونَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ (21) أُولَئِكَ الَّذِينَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ (22) } [آل عمران: 20 - 22].

Artinya:
Jika mereka membantah kau, maka katakan, “Aku telah menyerahkan wajahku pada Allah. Begitu pula orang yang mengkuti saya. Pada kaum yang telah diberi kitab dan kaum Ummi, katakan ‘apa kalian telah Islam?’.”
Jika telah Islam, berarti mereka telah mendapat Hidayah (Petunjuk). Namun jika mereka berpaling, maka hakikinya kewajibanmu “Menyampaikan” Dan Allah Maha Melihat para hamba. [20].

Sungguh kaum yang mengkufuri Ayat-Ayat Allah, dan membunuh para Nabi AS dengan tidak benar, dan membunuh sebagian manusia yang perintah adil, maka berilah kabar mengenai “Siksa yang sangat pedih.” [21].

Mereka kaum yang amalan-amalan mereka di dunia dan akhirat, lebur. Dan tiada penolong untuk mereka. [22].


Bersambung, in syaa Allah.

2015/11/19

Bismillah wabillah


Semua penghalang menyingkirlah
Bahasa Arab yang menyertai diaWaman ma’ah
Menjadi milik kami

Aamiiin ya Tuhan kami

Yang ingin sodaqah untuk pembebasan tanah tersebut
Pasti diterima, in syaa Allah Dzul Malakut






2015/11/17

PPG Tuntun Anak Sejak Dini




Ikuti program PPG! Bat
Hingga dewasa nanti
"Ketika telah sampai pada masa asyuddahu
Kami akan membalas kaum Muhsin, seperti itu." [1]




[1] { وَلَمَّا بَلَغَ أَشُدَّهُ آتَيْنَاهُ حُكْمًا وَعِلْمًا وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ} [يوسف: 22].

2015/11/16

Ketika langit terbelah




Ketika langit terbelah. Ketika bintang-bintang berguguran. Ketika laut-laut dibuat meluap. Ketika kubur-kubur dibongkar. Maka jiwa tahu yang telah dia dahulukan (pentingkan) dan telah dia akhirkan (remehkan).
Hai khususnya manusia! Apa yang mempengaruhi kau terhadap Tuhanmu yang Maha Mulia? Yang telah mencipta, lalu menyempurnakan, lalu membut kau tegak. Di dalam bentuk mana yang Dia kehendaki, telah menyusun kau. Jangan begitu! Bahkan kalian mendustakan pada agama (Islam) ini. Padahal para malaikat Hafizhiin, niscaya di atas kalian. Yang sama mulia, yang sama menulis. Mengetahu yang kalian lakukan.
Sungguh kaum Abror (Baik) niscaya di dalam Surga Naim. Sungguh kaum Fujar (Durhaka) niscaya di dalam Neraka Jahim. Mereka akan masuk padanya, di hari Kiamat. Mereka takkan absen darinya. Apa yang memberi tahu kau? Apa hari Kiamat? Lalu apa yang memberi tahu kau? Apa hari Kiamat? Hari yang jiwa takkan memiliki pada jiwa, sedikitpun. Di hari itu, Segala Perkara Hak Allah sepenuhnya. [1]




بسم الله الرحمن الرحيم
إِذَا السَّمَاءُ انْفَطَرَتْ (1) وَإِذَا الْكَوَاكِبُ انْتَثَرَتْ (2) وَإِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْ (3) وَإِذَا الْقُبُورُ بُعْثِرَتْ (4) عَلِمَتْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ (5) يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ (6) الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ (7) فِي أَيِّ صُورَةٍ مَا شَاءَ رَكَّبَكَ (8) كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِالدِّينِ (9) وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ (10) كِرَامًا كَاتِبِينَ (11) يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ (12) إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ (13) وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ (14) يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ الدِّينِ (15) وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَائِبِينَ (16) وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ (17) ثُمَّ مَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ (18) يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِنَفْسٍ شَيْئًا وَالْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ لِلَّهِ (19).

2015/11/15

Taqwa dan Sabar




Siapakah tokoh besar yang telah membuktikan kebenaran Firman Tuhan, “Sungguh barangsiapa bertaqwa dan bersabar, maka sungguh Allah takkan menyia-nyiakan pahala kaum Muhsin?.” [1]
Sebelum dijawab, dijelaskan, “Maksudnya kaum Muhsin benar-benar diberi pahala di dunia, oleh Allah.”
Jawabannya, “Tokoh berjumlah banyak. Hanya termasuk yang paling hebat di antara mereka Nabi Yusuf dan Nabi Muhammad SAW.”
Pahala dunia Nabi Yusuf AS, dijadikan raja Mesir. Pahala Nabi Muhammad SAW, semua sahabatnya menjadi kaum Hebat. Melalui mereka, para Tabiin dan tokoh2 selanjutnya, membangun dunia menjadi Tataan Indah Mempesona. Hanya akhirnya keropos dari dalam, dan rusak. Hasbunalloohu wa Nikmal Wakiil.

2015/11/12

Ali Imran 16 – 19





{الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ () الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالْأَسْحَارِ () شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ () إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ ()} [آل عمران: 16 - 19].

Artinya:
Orang-orang yang berdoa, “Ya Tuhan kami, sungguh kami telah beriman. Maka ampunilah dosa-dosa kami untuk kami, dan jaga kami dari siksa Neraka.” [16].

Yaitu kaum Shabar, kaum Benar (Shodiqiin), kaum Tunduk, kaum Infaq, dan kaum Istighfar di waktu sahur. [17].
Ibnu Katsir menjelaskan, “Allah Taala menjelaskan pada para HambaNya yang bertaqwa, yang telah dijanji ‘akan diberi Pahala Sangat Banyak’. Maka Taala lalu berfirman:
‘Yaitu orang-orang’ yang berdoa, ‘ya Tuhan kami, sungguh kami telah beriman’. (Dan seterusnya).” [1]

Dengan menegakkan keadilan, Allah telah bersaksi bahwa sungguh tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali Dia. Begitu pula para Malaikat dan para pembawa Ilmu. Tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali Dia, yang Maha Dahsyat, Maha Bijak. [18].

Sungguh Agama yang di sisi Allah, Islam. Kaum yang telah diberi Kitab, tidak berselisih, kecuali setelah ilmu datang pada mereka, karena dengki antar mereka. Sedang yang mengkufuri Ayat-Ayat Allah, maka sungguh Allah Maha Cepat menghitung. [19].

Bersambung.




يَصِفُ تَعَالَى عِبَادَهُ الْمُتَّقِينَ الَّذِينَ وَعَدَهُمُ الثَّوَابَ الْجَزِيلَ، فَقَالَ تَعَالَى: {الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا}.

2015/11/09

Ralat Maktabah Assyamilah



Sepanjang yang saya ketahui, dalam Maktabah Assamilah, mengenai isi Tajul-Urus, ada yang salah:تاج العروس (3/ 423)
وفِرقَةٌ أُخرى من الصنارعى آل يَعْقُوب البرادعيّ، وهم يَقُولُونَ باتِّحَادِ اللَّاهُوتِ والنَّاسُوتِ، وهم أَشَدُّ النَّصَارعى كُفراً وعَناداً، ذكره التقيّ المقريزيّ فِي بعض رَسَائِله.


Yang benar:تاج العروس (3/ 423)
وفِرقَةٌ أُخرى من النصارى آل يَعْقُوب البرادعيّ، وهم يَقُولُونَ باتِّحَادِ اللَّاهُوتِ والنَّاسُوتِ، وهم أَشَدُّ النصارى كُفراً وعَناداً، ذكره التقيّ المقريزيّ فِي بعض رَسَائِله.


Alloohumma berilah manfaat pada saya dan semua pembaca Maktabah Assamilah. Aamiiiin.


Ponpes Mulya Abadi Mulungan

2015/11/07

Surprise di Surga




Yang pertaman Ponpes Mulya Abadi mohon maaf “Baru bisa melaporkan masukan shodaqoh pembebasan tanah.”
Yang kedua Ponpes Mulya Abadi menyampaikan, "Di Surga nanti akan ada orang surprise karena surganya ditinggikan. Ketika dia bertanya, “Kenapa bisa demikian? Dijawab ‘karena istighfar anakmu untukmu’.” [1]
Berdasar riwayat itu, berarti orang yang shodaqoh jariah juga akan surprise. Dan ketika nantinya bertanya, “Kenapa bisa demikian? Tentunya juga akan dijawab ‘karena shodaqoh jariahmu dulu’.”
Untuk itu maka Ponpes Mulya Abadi buka Shodaqoh Jariah, untuk membebasan tanah selatan Ponpes Mulya Abadi. Yang ingin lihat lokasinya bisa dilihat di lokasi. Di sini juga bisa.
Yang ingin lihat gambarnya bisa diklik di sini.
Adapun yang diterima minimal Rp 35.000,- atau lebih. Agar semuanya barokah.
Untuk bebaskan tanah seluar 940 m2.



Jika sudah penuh, amalan ini akan ditutup.
Alamat rekening BNI Syariah Sleman Yogyakarta, Shabirun nomer rekening 0357112200



[1] سنن ابن ماجه (2/ 1207)
3660 - حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «الْقِنْطَارُ اثْنَا عَشَرَ أَلْفَ أُوقِيَّةٍ، كُلُّ أُوقِيَّةٍ خَيْرٌ مِمَّا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ» وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " إِنَّ الرَّجُلَ لَتُرْفَعُ دَرَجَتُهُ فِي الْجَنَّةِ فَيَقُولُ: أَنَّى هَذَا؟ فَيُقَالُ: بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ "
__________

[تعليق محمد فؤاد عبد الباقي]
في الزوائد إسناده صحيح. رجاله ثقات

[شرح محمد فؤاد عبد الباقي]
 [3660 - ش - (باستغفار ولدك) أي فينبغي للولد أن يستغفر للوالدين.]