SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Hakikinya Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hakikinya Dunia. Tampilkan semua postingan

2011/03/03

Hakikinya Dunia





Bu MD bertanya, “Carikan dalil tentang hakikinya dunia.”
Di dalam kitab Chilyah yang terkenal, terutama di kalangan kaum Sufi, Abu Nu’aim orang alim dalam bidang Hadits, meriwayatkan: حلية الأولياء وطبقات الأصفياء (2/ 243)

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ مَالِكٍ، قَالَ: ثنا عَبْدُ اللهِ بْنُ أَحْمَدَ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ: ثنا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ، قَالَ: ثنا أَبِي قَالَ: سَمِعْتُ حُمَيْدَ بْنَ هِلَالٍ يُحَدِّثُ عَنِ الْعَلَاءِ بْنِ زِيَادٍ، قَالَ: " رَأَيْتُ النَّاسَ فِي النَّوْمِ يَتَّبِعُونَ شَيْئًا فَتَبِعْتُهُ فَإِذَا عَجُوزٌ كَبِيرَةٌ هَتْمَاءُ عَوْرَاءُ عَلَيْهَا مِنْ كُلِّ حِلْيَةٍ وَزِينَةٍ فَقُلْتُ: مَا أَنْتِ؟ قَالَتْ: أَنَا الدُّنْيَا، قُلْتُ: أَسْأَلُ اللهَ تَعَالَى أَنْ يُبَغِّضَكِ إِلَيَّ، قَالَتْ: نَعَمْ، إِنْ أَبْغَضْتَ الدَّرَاهِمَ "
Artinya:
Dari Al-’Ala’ bin Ziyad: “Di dalam tidur, saya (bermimpi) melihat orang-orang mengikuti sesuatu. Sontak saya juga mengikuti dia. Setelah kudekati ternyata dia perempuan tua renta, bergigi ompong, bermata buta sebelah. Mengenakan segala macam perhiasan.
Saya bertanya padanya ‘siapa kau?’.
Saya berdoa ‘hamba mohon agar Allah Ta’ala membuat kau benci padaku’.
Dia menjawab ’ya, kalau kau benci dirham-dirham’,” yakni uang.

Maksud Hadits ini: “Jangan ragu-ragu kalau akan shadaqah atau infaq. Dalam riwayat lain, Nabi Isa AS pernah melihat dunia dalam bentuk yang sama di atas. Hanya di sana diterangkan, matanya telah memutih, dan menyatakan suaminya banyak sekali, dan menjawab, “Semua suamiku tidak hanya kutalaq, bahkan kubunuh,” setelah ditanya, “Kau yang ditalaq atau yang mentalaq mereka?.” 

Al-’Ala’ bin Ziyad tergolong Tabi’iin yang tinggal di Bashrah, dan termasuk Tabi'iin paling awal wafat, yaitu tahun 94 Hijriah. Bukhari menulis  nama dia satu kali, di dalam kitab Shahihnya.”