SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Cerita Islami : Nabi SAW Kendarai Buraq. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Islami : Nabi SAW Kendarai Buraq. Tampilkan semua postingan

2015/07/14

Israk wa Mikraj


Israk wa Mikraj 




Allah berfirman, “Dunia telah dihias-hiaskan untuk kaum yang telah kafir. Mereka menghina sebagian kaum yang telah beriman. Padahal di hari kiamat nanti, kaum yang telah bertaqwa, (jauh) di atas mereka. Allah memberi rizqi orang yang Dia kehendaki dengan tanpa hisab (perhitungan).” [1]

Ibnu Jarir Atthabari (الطبري) (ilmuan besar dalam bidang Tafsir), pernah menyampaikan Cerita Islami, “Ketika Israk, sebelum Mikraj, Nabi SAW dijumpai oleh seorang wanita (jelita).” Yang mengenakan segala macam perhiasan indah menawan:

Abu Said Al-Khudri berkata, “Maha Suci yang telah membuat HambaNya 'berjalan' dari Masjidil-Haram menuju Masjidil-Aqsha. Mengenai Ketika Diisrakkan, Nabi SAW pernah bercerita pada saya, ‘Saya diberi kendaraan yang lebih miripnya binatang adalah keledai (bagal). Kendaraan bertelinga panjang menjuntai itu bernama Buraq, yang pernah dikendarai oleh nabi-nabi sebelumku AS. Dia saya kendarai untuk israk (dibawa dalam perjalanan malam, oleh Allah). Langkah kaki depannya mencapai ujung pandanganya’.
Tiba-tiba saya mendengar seruan dari kanan saya ‘ya Muhammad! Berhenti! Saya akan bertanya!’ Namun saya berjalan terus, tidak berhenti.
Saya mendengar seruan dari kiri saya ‘ya Muhammad! Berhenti! Saya akan bertanya!’ Namun saya berjalan terus, tidak berhenti.
Saya berpapasan wanita (jelita) di jalan, yang mengenakan segala perhiasan dunia. Dia mengangkat tangan sambil menyeru ‘ya Muhammad! Berhenti! Saya akan bertanya!’ Namun saya berjalan terus, tidak berhenti.
Saya datang ke Baitul-Maqdis atau Masjidil-Aqsha. Saya turun untuk menambatkan kendaraan, pada lingkaran-pegangan pintu, yang pernah dipergunakan menambatkan kendaraan, oleh nabi-nabi AS (sebelum saya).
Saya memasuki Masjid, untuk melakukan shalat di dalamnya.
Jibril AS berkata pada saya ‘apa yang telah kau saksikan dalam perjalanan?’.
Saya menjawab ‘saya telah mendengar seruan’ dari sebelah kanan: ‘Ya Muhammad, berhenti! Saya akan bertanya!’ Namun saya berjalan terus, tidak berhenti. Jibril berkata ‘itu dai (pendakwah) Yahudi! Ingat! Kalau kau tadi berhenti! Niscaya umatmu beragama Yahudi’.
Saya berkata ‘saya mendengar seruan dari sebelah kiri saya: ‘Ya Muhammad! Berhenti! Saya akan bertanya!’ Namun saya berjalan terus, tidak berhenti.
Jibril menjawab ‘itu dai Nashrani! Ingat! Kalau kau tadi berhenti! Niscaya umatmu beragama Nashrani’.
Saya berkata ‘lalu saya berpapasan wanita (menawan) mengenakan segala perhiasan dunia, sambil mengangkat tangan dan berkata: ‘Ya Muhammad! Berhenti! Saya akan bertanya!’ Namun saya berjalan terus, tidak berhenti.
Jibril menjawab ‘itu dunia yang bersolek untukmu! Ingat! Kalau kau tadi berhenti, niscaya umatmu memilih dunia mengalahkan akhirat’.

Saya diberi dua wadah; yang satu berisi susu; yang lain berisi arak. Ada yang mempersilahkan padaku ‘minumlah terserah kau’. Namun saya mengambil susu untuk saya minum. Jibril berkata ‘kau telah meraih fitrah’ atau ‘kau talah mengambil fitrah (agama yang sesuai dengan kebutuhan manusia)’.” [2]

Kesimpulan: Dalam beragama ini, kita ini dipengaruhi oleh syaitan melaui tiga arah:
1.     Kaum Yahudi.
2.     Kaum Nashrani.
3.     Dan kehidupan duniawi.


Semoga Cerita Islami berikutnya lebih bermanfaat. Alloohumma aamiiiin.


[1] زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آَمَنُوا وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ [البقرة/212].
[2] تفسير الطبري = جامع البيان (17/ 344)
حدثنا محمد بن عبد الأعلى، قال: ثنا محمد بن ثور، عن معمر، عن أبي هارون العبدي، عن أبي سعيد الخدري؛ وحدثني الحسن بن يحيى، قال: أخبرنا عبد الرزاق، قال: ثنا معمر، قال: أخبرنا أبو هارون العبدي، عن أبي سعيد الخدري، واللفظ لحديث الحسن بن يحيى، في قوله (سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى) قال: ثنا النبيّ صلى الله عليه وسلم عن ليلة أُسري به فقال نبيّ الله: "أُتِيتُ بِدَابَّة هي أَشْبَهُ الدَّوَاب بالبَغْلِ، لَهُ أذُنانِ مُضّطَرِبَتان وَهُوَ البُرَاقُ، وَهُوَ الَّذِي كانَ تَرْكَبُهُ الأنَبْيِاءُ قَبْلِي، فَرَكِبْتُهُ، فانْطَلَقَ بِي يَضَعُ يَدَهُ عِنْدَ مُنْتَهَى بَصَرِه، فَسَمِعْتُ نِدَاءً عَنْ يَمِينِي: يا مُحَمَّد عَلى رِسْلِك أسألْكَ، فَمَضَيْتُ ولَمْ أُعَرِّجْ عَلَيْهِ؛ ثُمَّ سَمِعْتُ نِدَاءً عَنْ شمِالي: يا مُحَمَّد عَلى رِسْلِك أسألْكَ، فَمَضَيْتُ ولَمْ أُعَرِّجْ عَلَيْهِ؛ ثُمَّ اسْتَقْبَلْتُ امْرَأةً فِي الطَّرِيقِ، فَرأيْتُ عَلَيْها مِنْ كُلّ زِينَةٍ مِنْ زِينَةِ الدُّنْيَا رَافعَةً يَدَها، تَقُولُ: يا مُحَمَّدُ على رِسْلِكَ أسألْكَ، فَمَضَيْتُ ولَمْ أُعَرِّجْ عَلَيْهَا، ثُمَّ أتَيْتُ بَيْتَ المَقْدِسِ، أوْ قالَ المَسْجِدَ الأقْصَى، فَنزلْتُ عَنِ الدَّابَّةِ فَأوْثقْتُها بالحَلْقَة التي كانَت الأنْبِياءُ تُوثِقُ بِها، ثُمَّ دَخَلْتُ المَسْجِدَ فَصَلَّيْتُ فِيهِ، فقالَ لي جَبْرَئِيل: ماذَا رأيْتَ فِي وَجْهِكَ، فَقُلْتُ: سَمِعْتُ نِدَاءً عَنْ يَمِينِي أنْ يا مُحَمَّدُ عَلى رِسْلِكَ أسألْكَ، فَمَضَيْتُ ولَمْ أُعَرِّجْ عَلَيْهِ، قالَ: ذاكَ دَاعِيَ اليَهُود، أما لَو أنَّك وَقَفْتَ عليه لتهودت أُمَّتُكَ، قال: ثُمَّ سَمِعْتُ ندَاءً عَنْ يَسارِي أنْ يا مُحَمَّدُ عَلى رِسْلِكَ أسألْكَ، فَمَضَيْتُ وَلَمْ أُعَرِّجْ عَلَيْهِ، قالَ: ذَاكَ داعي النَّصَارَى، أمَا إِنَّكَ لَوْ وَقَفْتَ عَلَيْهِ لَتَنَصَّرَتْ أُمَّتُكَ، قُلْتُ: ثُمَّ اسْتَقْبَلَتْنِي امْرأةٌ عَلَيْها مِنْ كُلّ زِينَةٍ مِنْ زِينَةِ الدُّنْيَا رَافِعَةً يَدَها تَقُولُ عَلى رِسْلِكَ، أسألْكَ، فَمَضَيْتُ ولَمْ أُعَرِّجْ عَلَيْهَا، قال: تِلْكَ الدُّنْيا تَزَيَّنَتْ لَكَ، أمَا إنَّكَ لَوْ وَقَفْتَ عَلَيْها لاخْتارَتْ أُمَّتُكَ الدُّنْيا على الآخِرَةِ، ثُمَّ أُتِيتُ بإناءَيْنِ أحَدُهُما فِيهِ لبَنٌ، والآخرُ فيه خَمْرٌ، فَقِيلَ لي: اشْرَبْ أيَّهُما شِئْتَ، فَأخَذْتُ اللَّبَنَ فَشَرِبْتُهُ، قال: أصَبْتَ الفِطْرَةَ أوْ قالَ: أخَذْتَ الفِطْرَةَ".  




Mulungan Sleman Jogjakarta Indonesia Ponpes Kutubussittah Mulya Abadi