SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

2016/04/18

Doa Ibrohim Bin Adham





Abu Nuaim seorang Muhaddits (ahli Hadits) penyusun kitab Hilyah. Melalui isnad, beliau memberitakan, “Khalaf bin Tamim berkata ‘Ibrohim bin Adham pernah mengarungi lautan’. Tiba-tiba angin kencang datang mengerikan. Beliau berselimut dengan selimutnya. Dengan heran, penghuni perahu mengamati beliau yang berselimut. Seorang lelaki memberanikan diri berkata ‘hai orang ini ! kau melihat kami kebingungan, namun kamu malahan berselimut ?!.
Ibrohim membuka selimut agar wajahnya tampak, lalu keluar dari selimut. Lalu mengangkat wajahnya ke langit, berdoa :

اللهُمَّ قَدْ أَرَيْتَنَا قُدْرَتَكَ فَأَرِنَا عَفْوَكَ
Baca :
Alloohumma qod aroiTanaa QudrotaKa fa arinaa ‘AfwaKa.
Artinya :
Ya Allah, sungguh Kau telah menunjukkan QodarMu pada kami, sekarang tunjukkan pada kami AmpunanMu.
Sontak laut menjadi tenang bagaikan minyak. [1]





[1] حلية الأولياء وطبقات الأصفياء (8/ 5)
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ سُلَيْمَانَ الْهَرَوِيُّ , قَالَ: سَمِعْتُ الْعَبَّاسَ بْنَ مُحَمَّدٍ، يَقُولُ: سَمِعْتُ خَلْفَ بْنَ تَمِيمٍ، يَقُولُ: كَانَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَدْهَمَ فِي الْبَحْرِ فَعَصَفَ الرِّيحُ وَاشْتَدَّتْ , وَإِبْرَاهِيمُ مَلْفُوفٌ فِي كِسَائِهِ فَجَعَلَ أَهْلُ السَّفِينَةِ يَنْظُرُونَ إِلَيْهِ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ مِنْهُمْ: يَا هَذَا مَا تَرَى مَا نَحْنُ فِيهِ مِنْ هَذَا الْهَوْلِ وَأَنْتَ نَائِمٌ فِي كِسَائِكَ قَالَ: فَكَشَفَ إِبْرَاهِيمُ رَأْسَهُ فَأَخْرَجَهُ مِنَ الكِسَاءِ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ: " اللهُمَّ قَدْ أَرَيْتَنَا قُدْرَتَكَ فَأَرِنَا عَفْوَكَ , قَالَ: فَسَكَنَ الْبَحْرُ حَتَّى صَارَ كالدُّهْنِ ".

0 komentar:

Posting Komentar