SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Tafsir Al-Qur'an Al-Baqarah 246. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tafsir Al-Qur'an Al-Baqarah 246. Tampilkan semua postingan

2014/12/10

T 1: Tokoh-Tokoh setelah Musa AS




Kajian Bersambung

{أَلَمْ تَرَ إِلَى الْمَلَإِ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَى إِذْ قَالُوا لِنَبِيٍّ لَهُمُ ابْعَثْ لَنَا مَلِكًا نُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ هَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ أَلَّا تُقَاتِلُوا قَالُوا وَمَا لَنَا أَلَّا نُقَاتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَدْ أُخْرِجْنَا مِنْ دِيَارِنَا وَأَبْنَائِنَا فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ تَوَلَّوْا إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ } [البقرة: 246].

Artinya:
Apa kau tidak memperhatikan pada tokoh-tokoh dari Bani Israil, setelah Musa AS? Ketika itu mereka berkata pada nabi mereka AS, “Angkatlah raja untuk kami. Kami akan berperang di Jalan Allah.”
Dia menjawab, “Bukankah jika peperangan telah diwajibkan atas kalian, kalian ingin ‘tidak ikut perang?’.”
Mereka menjawab, “Bagaimana mungkin kami nanti, tidak berperang di Jalan Allah? Padahal kami benar-benar telah diusir dari kampung-kampung dan anak-anak kami?.”
Maka ketika ‘Perang’ telah diwajibkan atas mereka, mereka berpaling, kecuali sangat sedikit dari mereka. Namun Allah Maha Alim mengenai kaum aniaya (lalim). (246).

Al-Qurthubi menjelaskan yang artinya:
Ketika itu mereka berkata pada nabi mereka AS, “Angkatlah raja untuk kami.”
Ada yang berkilah, “Dia Nabi Syamwil bin Bal bin Alqomah AS, yang sering disebut ‘Putra Wanita Tua’.”
Tentang itu, ada lagi yang berkilah, “Nabi Syamun AS.”
Assuddi berkata, “Sungguh dia dipanggil ‘Putra Wanita Tua’ karena ibunya tua renta. Namun berdoa agar Allah memberi putra, padahal jelas mandul. Allah memberi anugrah ‘putra’ padanya.”
Ada yang berkilah, “Dia bernama Nabi Syamun AS. Karena ibunya pernah berdoa agar Allah memberi putra. Setelah lahir, diberi nama Samun, yang artinya ‘Allah telah mendengarkan doa saya’. Huruf ‘sin’ Arab, dalam bahasa Ibrani ‘syin’. Beliau cucu Nabi Yaqub AS.”
Muqotil berkata, “Dia termasuk cucu Nabi Harun AS.”

Qotadah berkata, “Dia Nabi Yusyak bin Nun AS.”
Ibnu Athiyah berkata, “Namun beberapa penjelasan di atas dhoif, karena jarak waktu mulai Musa hingga Dawud AS, beberapa abad. Sedangkan Yusyak adalah pelayan Musa AS.”
Al-Muhasibi menjelaskan, “Nama dia Nabi Ismail AS.” Namun Allah lebih tahu. [1]



[1] تفسير القرطبي (3/ 243)
(إِذْ قالُوا لِنَبِيٍّ لَهُمُ ابْعَثْ لَنا مَلِكاً) قِيلَ: هُوَ شَمْوِيلُ بْنُ بَالَ بْنِ عَلْقَمَةَ وَيُعْرَفُ بابن العجوز. ويقال فيه: شمعون، قال السدى: وإنما قيل: ابن والعجوز لِأَنَّ أُمَّهُ كَانَتْ عَجُوزًا فَسَأَلَتِ اللَّهَ الْوَلَدَ وَقَدْ كَبِرَتْ وَعَقِمَتْ فَوَهَبَهُ اللَّهُ تَعَالَى لَهَا. وَيُقَالُ لَهُ: سَمْعُونُ لِأَنَّهَا دَعَتِ اللَّهَ أَنْ يَرْزُقَهَا الْوَلَدَ فَسَمِعَ دُعَاءَهَا فَوَلَدَتْ غُلَامًا فَسَمَّتْهُ" سَمْعُونَ"، تَقُولُ: سَمِعَ اللَّهُ دُعَائِي، وَالسِّينُ تَصِيرُ شِينًا بِلُغَةِ الْعِبْرَانِيَّةِ، وَهُوَ مِنْ وَلَدِ يَعْقُوبَ. وَقَالَ مُقَاتِلٌ: هُوَ مِنْ نَسْلِ هَارُونَ عَلَيْهِ السَّلَامُ. وَقَالَ قَتَادَةُ: هُوَ يُوشَعُ بْنُ نُونَ. قَالَ ابْنُ عَطِيَّةَ: وَهَذَا ضَعِيفٌ لِأَنَّ مُدَّةَ دَاوُدَ هِيَ مِنْ بَعْدِ مُوسَى بِقُرُونٍ مِنَ النَّاسِ، وَيُوشَعُ هُوَ فَتَى مُوسَى. وَذَكَرَ الْمُحَاسِبِيُّ أَنَّ اسْمَهُ إِسْمَاعِيلُ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ.