SELAMAT DATANG DI BLOG PONDOK PESANTREN MULYA ABADI, JL. MAGELANG KM 8.5 SLEMAN YOGYAKARTA, SEMOGA BLOG INI BISA MENJADI SILATURAHMI KITA UNTUK SALING BERBAGI

Doa Meluluhkan Hati Seseorang

Ya Allah sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan saya HambaMu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Kau. Ya Allah, tundukkanlah

Doa Agar di Beri kerjaan Bisnis

Ya Allah, Raja segala Kerajaan, Tuhan memberikan Kerajaan pada yang Tuhan kehendaki, melepas Kerajaan dari yang Tuhan kehendaki, menjayakan orang yang Tuhan kehendaki, dan merendahkan orang yang Tuhan kehendaki

Sapaan Nabi Membuat Khowat Sungkan

Rasulullah SAW keluar dari tenda dan bersabda pada saya ‘hai Ayah Abdillah, apa yang mendorong kau duduk bersama mereka ?’

Hibah Menurut Bukhori

Hibah Menurut Bukhari Ibrahim Annakhai tergolong Tabiin yang sangar alim. Beliau murid Ibrhaim Attaimi, murid Amer bin Maimun, murid Abu Abdillah Al-Jadali, murid Khuzaimah sahabat Nabi SAW.

Masuk Surga Paling Awal

Rasulullah SAW bersabda, “Jibril AS telah datang untuk memegang tanganku untuk menunjukkan saya Pintu Gerbang Surga, yang akan dimasuki oleh umatku.”

Tampilkan postingan dengan label Al-Baqarah 70 – 73. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Baqarah 70 – 73. Tampilkan semua postingan

2013/04/17

Kajian Al-Baqarah 70 – 73


{قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَنَا مَا هِيَ إِنَّ الْبَقَرَ تَشَابَهَ عَلَيْنَا وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَمُهْتَدُونَ (70) قَالَ إِنَّهُ يَقُولُ إِنَّهَا بَقَرَةٌ لَا ذَلُولٌ تُثِيرُ الْأَرْضَ وَلَا تَسْقِي الْحَرْثَ مُسَلَّمَةٌ لَا شِيَةَ فِيهَا قَالُوا الْآنَ جِئْتَ بِالْحَقِّ فَذَبَحُوهَا وَمَا كَادُوا يَفْعَلُونَ (71) وَإِذْ قَتَلْتُمْ نَفْسًا فَادَّارَأْتُمْ فِيهَا وَاللَّهُ مُخْرِجٌ مَا كُنْتُمْ تَكْتُمُونَ (72) فَقُلْنَا اضْرِبُوهُ بِبَعْضِهَا كَذَلِكَ يُحْيِ اللَّهُ الْمَوْتَى وَيُرِيكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ (73)} [البقرة: 70 - 73].

Artinya:
Musa berkata, “Sesungguhnya Dia berfirman ‘sungguh sapi itu yang tidak hina; membajak bumi, tidak mengairi tanaman; diselamatkan, tiada cacat di dalamnya.”
Mereka berkata, “Sekarang kau telah mendatangkan kebenaran.”
Mereka (berhasil) menyembelihnya. Namun hampir tidak bisa melaksanakan. (71)
Dan (ingatlah) ketika kalian membunuh jiwa, lalu kalian saling mengingkari. Padahal Allah (akan) mengeluarkan (rahasia) yang kalian sembunyikan. (72)
Maka Kami berfirman, “Pukullah dia dengan sebagian (anggota) sapi!” Seperti itulah, Allah menghidupkan orang-orang mati, dan memperlihatkan Ayat-AyatNya, agar kalian mempergunakan akal. (73).

Ibnu Katsir menjelaskan: تفسير ابن كثير (1 / 300):
وقوله: {إِنَّ الْبَقَرَ تَشَابَهَ عَلَيْنَا} أَيْ: لِكَثْرَتِهَا، فَمَيِّزْ لَنَا هَذِهِ الْبَقَرَةَ وَصِفْهَا وحِلَّها لَنَا {وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ} إِذَا بَيَّنْتَهَا لَنَا {لَمُهْتَدُونَ} إِلَيْهَا.
وَقَالَ ابْنُ أَبِي حَاتِمٍ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى الْأَوْدِيُّ الصُّوفِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ أَحْمَدُ بْنُ دَاوُدَ الْحَدَّادُ، حَدَّثَنَا سُرُورُ بْنُ الْمُغِيرَةِ الْوَاسِطِيُّ، ابْنُ أَخِي مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ مَنْصُورٍ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ أَبِي رَافِعٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "لَوْلَا أَنَّ بَنِي إِسْرَائِيلَ قَالُوا: {وَإِنَّا إِن شَاءَ اللَّهُ لَمُهْتَدُونَ} لَمَا أُعْطُوا، وَلَكِنِ اسْتَثْنَوْا".
Artinya:
FirmanNya, “Sungguh sapi-sapi kurang jelas atas kami.” Maksudnya ‘karena banyak macam sapi’, maka jelaskan pada kami ‘sapi ini’ yang bagaimana? Dan pastikan untuk kami. Sungguh kami in syaa Allah jika telah kau jelaskan, tergolong kaum yang akan melaksanakan petunjuk untuk perintah ini.
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Abi Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Kalau kaum Bani Israil dulu tidak berkata ‘dan kami in syaa Allah akan melaksanakan petunjuk (وَإِنَّا إِن شَاءَ اللَّهُ لَمُهْتَدُونَ)’, niscaya mereka tidak diberi sapi tersebut, oleh Allah. Tetapi mereka telah istatsnau (bekata in syaa Allah).  

Bersambung
Mulungan Sleman Jogjakarta Indonesia Ponpes Kutubussittah Mulya Abadi